Seputar Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru 2015 - Jadi Tau Tambah Tau

Seputar Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru 2015

Share it:
Pelaksaanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 dimulai pada hari Senin tanggal 9 November 2015. Terdapat 4.035 tempat Uji Kompetensi (TUK) dari seluruh kabupaten dan kota di negara Indonesia. Uji Kompetensi Guru dilaksanakan secara online dengan menggunakan fasilitas komputer dan Internet, setiap tempat Uji Kompetensi menyediakan sebuah laboratorium komputer yang terhubung dengan koneksi internet.

Salah satu contoh yaitu pelaksanaan Uji Kompetensi di SMAN 6 Surabaya.Pelaksanaan Uji kompetensi dilaksanakan di Lab komputer dengan kapasitas komputer 20 unit dan 6 komputer cadangan. Setiap hari terdiri dari tiga gelombang dengan peserta masing-masing gelombang maksimal 20 orang.

Gelombang 1 dimulai pada pukul 08.00 WIB, gelombang 2 pada pukul 11.00 WIB, dan gelombang 3 pada 14.00 WIB. Setiap gelombang berlangsung selama 2,5-3 jam. Waktu tersebut digunakan untuk mengerjakan soal selama 2 jam, sedangkan sisanya digunakan untuk sesi pengarahan dan penjelasan dari petugas dan operator sebelum ujian dimulai, serta pengisian kuesioner atau survey setelah ujian selesai.
Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru di Surabaya (sumber:kemendikbud)

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru - Setelah peserta UKG berkumpul di tempat uji kompetensi, yaitu di laboratorium komputer SMAN 6 Surabaya, petugas dari PPPPTK membacakan tata tertib yang harus dipatuhi peserta. Beberapa tata tertib tersebut antara lain peserta harus memperlihatkan Kartu Tanda Peserta UKG dan kartu identitas diri yang masih berlaku kepada petugas di ruangan, melakukan validasi data melalui aplikasi UKG, dan mengecek kebenaran kode soal atau mata pelajaran UKG di aplikasi.

Setelah tata tertib dibacakan, peserta UKG mengikuti penjelasan oleh operator sekolah mengenai teknis pengoperasian komputer. Operator di SMAN 6 Surabaya memberikan penjelasan antara lain tentang cara menjawab soal dan tombol-tombol navigasi yang digunakan dalam aplikasi UKG. Kemudian peserta UKG melakukan uji coba atau simulasi uji kompetensi guru dengen menggunakan aplikasi UKG. Tahapan uji coba atau simulasi ini merupakan tahapan yang wajib dilakukan sebelum guru peserta UKG mengerjakan soal UKG yang sebenarnya. 

Dalam uji coba atau simulasi tersebut, ketiga petugas, yaitu petugas dari PPPPTK PKN-IPS, Sucahyono; operator sekolah, Abdul Aziz; dan teknisi komputer, Imam Rosidi mendampingi dan membantu peserta yang mengalami kesulitan. Tiga hari pertama pelaksanaan UKG di SMAN 6 Surabaya ini adalah guru-guru TK. 

Peserta yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu ujian berakhir diperbolehkan meninggalkan ruangan ujian. Namun sebelum meninggalkan ruangan ujian, peserta harus meminta stempel kepada petugas agar kartu ujiannya diberikan stempel sebagai tanda telah mengikuti UKG.


Kendala Ringan dalam Uji kompetensi Guru Diatasi Sesuai Prosedur
Operator sekolah di SMAN 6 Surabaya, Abdul Aziz mengatakan, pada gelombang 1 dan 2 UKG di hari pertama ini, Senin (9/11/2015), tidak terdapat kendala yang berarti. Saat terjadi kendala ringan, langsung dapat diatasi sesuai dengan prosedur operasional standar (POS).

"Misalnya tadi ada komputer yang tidak terkoneksi ke jaringan, peserta lalu pindah ke komputer lain dan melanjutkan ujian. Tidak perlu mengulang soal dari awal karena soal yang sudah dijawab sebelumnya sudah tersimpan di komputer," ujarnya di Laboratorium Komputer SMAN 6 Surabaya, Jawa Timur, (9/11/2015).

Aziz mengatakan, tiga hari pertama uji kompetensi guru di sekolah ini diikuti oleh guru-guru TK. "Kebanyakan guru-guru TK kan muda, jadi tidak kesulitan menggunakan komputer. Tapi tadi ada juga yang tua dan tidak nyaman menggunakan mouse komputer, jadi diajarkan menggunakan keyboard," kata Aziz. 

Ia mengatakan, cara menjawab soal dalam pelaksanaan UKG daring memang disiapkan dalam dua cara, yaitu menggunakan mouse atau menggunakan keyboard. Bagi guru yang tidak terbiasa menggunakan mouse, dapat meminta bimbingan petugas di TUK untuk menggunakan keyboard. Keyboard komputer di TUK juga telah disiapkan hanya ada beberapa tombol yang bisa digunakan dalam aplikasi UKG.

"Misalnya untuk menjawab soal. Kalau pakai mouse kan tinggal klik di salah satu jawaban. Sedangkan kalau di keyboard bisa menekan tombol hurufnya. Misalnya huruf A untuk jawaban A dan seterusnya sampai huruf D. Kemudian untuk melanjutkan ke soal berikutnya tekan tombol spasi," ujar Aziz.
Sumber: kemendikbud
Share it:

Informasi

Post A Comment:

0 comments: